Salam Ransel sobat,
2 jam perjalanan yang memusingkan dengan kapal Bahari Express membuat beberapa orang penumpang mabuk laut. Begitu pula mas thoriq yang mulai berkeringat dingin. Hahahaha. Dari kaca kapal terlihat bayangan pulau. Apakah itu karimun?? benar saja. Semakin lama semakin dekat membuat bayangan itu seolah menjadi nyata. Dan setengah jam kemudian kami semua menginjakkan kaki di Karimunjawa. Raut mual di kapal seolah menjadi raut wajah yang bersinar seperti menemukan surga. Senyum bahagia tampak jelas di raut semuanya.
Tampak mbak Era sibuk dengan ponselnya seakan menghubungi seseorang. Si allet duduk-duduk entah melihat apa. Aku, eko dan adni berjalan-jalan disekitar pelabuhan. Nampak mas thoriq menyusul diikuti oleh omen dan aji.
Tuesday, 23 October 2012
Monday, 22 October 2012
menuju karimunjawa
Karimunjawa adalah sebuah kepulauan di utara pulau jawa tepatnya di Kabupaten Jepara.
Jumat, 24 Agustus 2012, aku, mbak era, mas thoriq dan tulus berangkat dari Blora. Kami berangkat jam 5 sore menuju Jepara. Naik bus mini menuju rembang dengan tarif 15 ribu. Saat itu tarif masih tarif lebaran. Sejam perjalanan kami akhirnya sampai di kota Rembang. Ternyata ada pasar malam di Pantai Kartini Rembang. akhirnya kami bersepakat untuk berjalan-jalan terlebih dahulu dan bersantap bebek goreng di sekitar pasar malam itu. Santap malam pun selesai dan bersamaan itu lewatlah bus P.O Indonesia jurusan Jepara. Yaahh, ternyata bus itu adalah bus terakhir menuju Jepara. akhirnya kami naik bus menuju Semarang dan berharap di Kudus ada bus menuju Jepara. P.O Indonesia jurusan Surabaya - Semarang. Jam 11 malam kami sampai di Kudus dengan membayar karcis 10 ribu per orang.
Jumat, 24 Agustus 2012, aku, mbak era, mas thoriq dan tulus berangkat dari Blora. Kami berangkat jam 5 sore menuju Jepara. Naik bus mini menuju rembang dengan tarif 15 ribu. Saat itu tarif masih tarif lebaran. Sejam perjalanan kami akhirnya sampai di kota Rembang. Ternyata ada pasar malam di Pantai Kartini Rembang. akhirnya kami bersepakat untuk berjalan-jalan terlebih dahulu dan bersantap bebek goreng di sekitar pasar malam itu. Santap malam pun selesai dan bersamaan itu lewatlah bus P.O Indonesia jurusan Jepara. Yaahh, ternyata bus itu adalah bus terakhir menuju Jepara. akhirnya kami naik bus menuju Semarang dan berharap di Kudus ada bus menuju Jepara. P.O Indonesia jurusan Surabaya - Semarang. Jam 11 malam kami sampai di Kudus dengan membayar karcis 10 ribu per orang.
House of Sampoerna
Ajakan ke surabaya oleh Alet, membuatku tak berdaya untuk menolaknya. Apalagi si yokha yg meracuniku untuk menemaninya ke semeru menambah semangat untuk segera menuju surabaya. Berangkat dari jogja bersama satria, menuju janti tempat dimana kami menunggu kedatangan bus menuju surabaya. Tujuan kami berbeda. Aku akan explore kota surabaya sedangkan satria menonton konser slank di daerah kenjeran. 28 September jam 10 malam menggunakan bus ekonomi AC kami berdua berangkat. Tak lupa aku mengabari Alet bahwa aku sudah berada dalam bis.
Perjalanan yang semula lancar tiba-tiba terdengar bunyi kaca pecah dari pintu belakang bus.
sebuah petualangan
Hidup Ini Adalah sebuah petualangan. Bagaimana kita bisa bertahan hidup, menghadapi berbagai macam rintangan yang diberikan Tuhan kepada makhluknya. Tidak mudah memang. Tapi kita harus selalu berusaha. Tidak lupa juga kita harus berdoa padaNya agar diberi kemudahan dalam menjalani Ini semua.
Berpetualang itu gampang-gampang susah. Perlu persiapan matang. Setelah persiapan matang, kita tinggal menjalaninya saja. Mental, fisik sangatlah berperan penting dalam berpetualang dengan Alam.
menuju cibodas, basecamp green ranger.
Gede Pangrango?? Begitulah rencanaku bersama mas dhe adit saat berkunjung ke purwokerto akhir juni lalu. Setelah kembali ke jogja, Aku lantas mengajak 3 teman sekontrakan. Mereka adalah ogie, Dana, Dan Afri. Setelah berbagai macam pertimbangan, akhirnya kami berangkat pada hari Sabtu tanggal 14 juli 2012. Sebelum keberangkatan itu, kami telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan harapan agar perjalanan Dan pendakian diberi kelancaran.Singkat cerita, kami sampai di basecamp green ranger di daerah cibodas siang keesokan harinya setelah melakukan perjalanan panjang nan melelahkan. Melewati kota-kota baru yang belum pernah kami kunjungi sebelumnya. Di green ranger kami disambut dengan hangat oleh bang ipang. Sementara bang idhat yang kami Cari kala itu Tak nampak sosok tuanya. Oh iya bang idhat adalah pendiri green ranger. Beliau juga kakak kandung alm. Idhan Lubis yg meninggal
Subscribe to:
Posts (Atom)


